DENDY PRIMANANDI 's BLOG

Tampilkan postingan dengan label ENVIRONMENT TECHNOLOGY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ENVIRONMENT TECHNOLOGY. Tampilkan semua postingan


Pengertian dan Fungsi
Aerasi merupakan proses pengolahan air dengan cara mengontakkan ke udara. Pada prinsipnya dapat dibedakan menjadi proses absorpsi (penyerapan gas) dan desorbsi (pelepasan gas). Sedangkan fungsi dari aerasi adalah:
-          Penambahan julah oksigen
-          Penurunan jumlah karbon dioksida
-          Menghilangkan hidrogen sulfida (Hws), metana (CH4), dan berbagai senyawa organik yang bersifat volatile (menguap) yang berkaitan dengan rasa dan bau.
-          Proses ini telah digunakan secara luas untuk pengolahan air yang mempunyai kandungan jumlah besi dan mangan terlalu tinggi (mengurangi kandungan konsentrasi zat terlarut). Zat-zat tersebut memberikan rasa pahit pada air, menghitamkan pemasakan beras, dan memberikan noda hitam kecoklat-coklatan pada pakaian yang dicuci.
Read More …


a. Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan partikel-partikel padat yang tersuspensi dalam cairan atau zat cair karena pengaruh gravitasi seara alami. Dalam proses pengendapan secara gravitasi untuk mengendapkan partikel-partikel tersuspensi yang lebih berat daripada air. Hal ini paling sering digunakan dalam pengolahan air. Kegunaan dari sedimentasi adalah mereduksi bahan-bahan tersuspensi (kekeruhan) dari dalam air dan dapat berfungsi untuk mereduksi kandungan organisme (patogen) tertentu dalam air.
Sedimentasi dapat berlangsung sempurna pada danau yang airnya diam ata wadah air yang dibuat sedemikian rupa sehingga air didadalamya dalam keadaan diam. Pada dasarnya proses tersebut tergantung pada pengaruh gravitasi dari partikel tersuspensi dalam air. Sedimentasi dapat berlangsung pada setiap badan air. Biaya pengolahan air dengan proses sedimentasirelatif rendah karena tidak membutuhkan peralatan mekanik maupun penambahan bahan kimia. Namun paling sedikit dibutuhkan waktu detensi selama 24 jam.
Read More …

Netralisasi pH adalah suatu upaya agar pH air menjadi normal. Setelah pH mendekati normal barulah proses pengolahan dapat dilakukan secara efektif. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar berikut:

Fungsi dari pengaturan pH dalam instalasi air minum bertujuan untuk mengendalikan korosif perpipaan dalam sistem distribusi. Korosif membentuk racun bila pH kurang dari 6,5 atau lebih dari 9,5
Proses dan perhitungan neralisasi pH adalah sebagai berikut:
Read More …